Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lampung » Garda BMI: Pemerintah Belum Bisa Berikan Perlindungan Maksimal Terhadap PMI di Arab Saudi

Garda BMI: Pemerintah Belum Bisa Berikan Perlindungan Maksimal Terhadap PMI di Arab Saudi

  • account_circle Andono
  • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAMPUNG77.ID – Ketua Umum Garda Buruh Migran Indonesia (BMI); Imam Subali, menyebutkan bahwa Pemerintah belum bisa memberikan perlindungan maksimal terhadap Warga Negara Indonesia (WNI), yang dalam hal ini sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Negara Arab Saudi.

“Entah karena faktor lemahnya diplomasi atau ada faktor-faktor lain nya. Yang pasti dan terbukti bahwa Pemerintah tidak mampu melindungi secara maksimal PMI yang bermasalah di Arab Saudi, apalagi mendeteksi dini dan memonitoring untuk melindungi PMI sama sekali tidak berjalan. Maka itu sangat rentan PMI kita terhadap ekploitasi dan tindakan-tindakan tidak manusiawi lainnya” Kata Imam Subali di Banten, memberikan keterangannya kepada awak media, (8/11/2022).

Baca: Nasib Nur Hayati PMI Asal Lampung Timur yang Tak Bisa Pulang di Arab Saudi

Menurut Ketua Umum Garda BMI ini, ada hal penting yang harus di suarakan mengacu pada kasus Nur Hayati dan beberapa kasus lainnya yang terjadi di Timur Tengah, khususnya di Arab Saudi.

“Fakta praktek perbudakan masih ada di Arab Saudi terhadap para pekerja rumah tangga yang berasal dari Indonesia, sebagai contoh nasib yang di alami Nur Hayati ini” ujar Imam.

Lanjutnya, bahwa PMI yang disebut sebagai seorang pahlawan devisa itu jargon semata, kenyataannya mereka tidak terlayani dan terlindungi secara baik.

“PMI yang sudah nyata-nyata terzolimi di Saudi, dipekerjakan secara rodi tidak manusiawi dan tidak di bayar karena di anggap budak, masih harus beli tiket sendiri pulang ke Indonesia. Sebesar Indonesia tidak mampu beli satu tiket PMI, kemana anggaran perlindungan PMI sebagai wujud tanggung jawab Negara kepada warganya dan komitmen perlindungan yang selalu di dengung-dengungkan” tandasnya.

Keluarga Nur Hayati di Desa Sriwangi, Way Jepara, Lamtim. (Foto: And).

Keluarga Nur Hayati di Desa Sriwangi, Way Jepara, Lamtim. (Foto: And).

Diberitakan sebelumnya, nasib Nur Hayati seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Lampung Timur, hingga kini mengalami nasib tak jelas di perantauan Negara Arab Saudi.

Semenjak ditemukan 5 bulan lalu, pihak keluarga Nur Hayati mempertanyakan informasi kejelasan kepulangannya dan usaha dari KBRI setempat yang memperjuangkan hak gajinya yang selama 16 tahun tak mendapatkan upah.

Di ketahui Nur Hayati adalah PMI asal Desa Sriwangi, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur. Dirinya dan keluarganya hilang kontak selama 16 tahun, akibat korban perbudakan saat bekerja di Negara Arab Saudi.

Baca: Jadi Budak di Arab Saudi, TKW Asal Lampung Timur Belasan Tahun Tak Digaji

(And/P1)

  • Penulis: Andono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditangkap polisi

    Lagi-lagi Pemuda Labuhan Maringgai Lamtim Ditangkap Polisi Bawa Ratusan Pil Hexymer

    • calendar_month Senin, 27 Mar 2023
    • account_circle Andono
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Lagi-lagi hingga kesekian kalinya seorang pemuda warga Desa Muara Gading Mas, Kecamatan Labuhan Maringgai harus berurusan dengan polisi karena kedapatan membawa ratusan Pil Hexymer atau obat terlarang. Pemuda tersebut juga sekaligus diduga mengedarkan obat farmasi atau alat kesehatan yang tak memiliki ijin edar. Dalam keterangannya, Kapolres Lampung timur AKBP M.Rizal Muchtar didampingi Kasat […]

  • Himpaudi Lampung Timur

    Ratusan Guru Paud Lampung Timur Orasi Damai Harap Perhatian Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 4 Agt 2022
    • account_circle Andono
    • 0Komentar

    LAMPUNG TIMUR, LAMPUNG77.ID – Ratusan Guru di Kabupaten Lampung Timur, minta Pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan mereka sebagai tenaga Guru Pendidik Anak Usia Dini (Paud). Ditengah acara HUT Himpunan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi), mereka sesaat lakukan orasi damai dengan membentangkan poster-poster bertuliskan tentang keluh kesah mereka sebagai tenaga pendidik yang belum di akui sebagai […]

  • Krakatau Beach Fun Run 2022

    Pertama di Lampung, Ratusan Peserta Ramaikan Krakatau Beach Fun Run 2022

    • calendar_month Senin, 6 Jun 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    PESISIR BARAT, LAMPUNG77.ID – Ratusan peserta meramaikan event Krakatau Beach Fun Run 2022 yang berlangsung di Pantai Mandiri, Pekon Mandiri Sejati, Pesisir Barat, Lampung, Sabtu (4/6/2022). Kegiatan tersebut digelar Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Lampung. Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Disparekraf Provinsi Lampung, Melly […]

  • Kecelakaan di Tanggamus Lampung

    Sopir Diduga Ngantuk, Mobil Innova Tabrak Dua Pejalan Kaki di Tanggamus Lampung

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2021
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Diduga sopir mengantuk, sebuah mobil Toyota Innova bernomor polisi BE-1895-ALB menabrak dua orang pejalan kaki di Tanggamus, Lampung. Kecelakaan itu terjadi tepatnya di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Pekon Gisting Atas, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Selasa (14/12/2021) sekitar pukul 13.20 WIB. “Kecelakaan lalu lintas antara kendaraan R4 Toyota Innova BE-1895-ALB menabrak 2 orang […]

  • Banjir di Way Kanan Lampung

    Sejumlah Rumah dan Sekolah di Way Kanan Lampung Terendam Banjir

    • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
    • account_circle admin77id
    • 0Komentar

    Lampung77.com – Sejumlah rumah dan sekolah di Kabupaten Way Kanan, Lampung, terendam banjir akibat meluapnya Sungai Tahmi Lumut. Sungai tersebut meluap setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kampung Gunung Sari, Kecamatan Rebang Tangkas, Kabupaten Way Kanan, Lampung. Kepala kampung Gunung Sari, Malik Irsan, mengatakan hujan deras yang mengguyur wilayahnya itu terjadi pada Selasa (18/1/2022). Sejumlah rumah […]

  • 2 Bulan Bekerja di Malaysia PMI asal Lampung Timur Meninggal Dunia

    2 Bulan Bekerja di Malaysia PMI asal Lampung Timur Meninggal Dunia

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle Andono
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Baru 2 bulan bekerja di Negara Malaysia, Samidi (42), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Braja Gemilang, Kecamatan Braja Selebah, Lampung Timur, meninggal dunia. Isak tangis keluarga menyambut kedatangan jenazah saat tiba di kampung halamannya di Dusun Baru Dadi, Desa Braja Gemilang, Kamis (6/7/2023) pukul 17.30 WIB. Kepala Desa Braja Gemilang Agus Wahyono […]

expand_less