Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lampung » Kebakaran Lahan Landa Pringsewu Lampung

Kebakaran Lahan Landa Pringsewu Lampung

  • account_circle Tim Lampung77
  • calendar_month Rabu, 6 Sep 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAMPUNG77.COM – Kebakaran lahan melanda wilayah Pringsewu, Lampung. Lahan seluas 3,1 hektare di areal perbukitan Dusun 2 Pekon Wates, Kecamatan Gadingrejo, hangus dilalap api.

Adapun lahan yang terbakar tersebut mayoritas adalah tanaman jati dan bambu.

Kapolsek Gadingrejo, AKP Nurul Haq, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh warga pada Selasa (5/9/2023) sekitar pukul 12.45 WIB.

Baca Juga: 1500 Hektar Hutan TNWK Lampung Timur Terbakar

Menurutnya, kobaran api cepat merambat, membakar rumput kering, dedaunan, serta tanaman bambu. Cuaca panas dan angin kencang turut mempercepat perluasan api.

Mendapatkan informasi tersebut, kata Kapolsek, pihaknya segera menghubungi dinas pemadam kebakaran.

“Petugas bersama masyarakat berusaha keras untuk memadamkan api. Setelah beberapa jam akhirnya api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Kapolsek Gadingrejo mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Benny Prasetya, dalam keterangannya, seperti dikutip dari Lampung77.com –jaringan Lampung77.id, Rabu (6/9/2023).

Namun, dua jam kemudian, tepatnya pada pukul 18.00 WIB, api muncul kembali di beberapa titik dan membesar. Kendala medan sulit dan kendaraan pemadam yang kesulitan mencapai lokasi membuat petugas berjuang keras dalam upaya pemadaman.

Berkat kerja sama dan bantuan dua unit mobil pemadam kebakaran, akhirnya pada pukul 23.00 WIB, api berhasil dipadamkan kembali. Namun, anggota tetap berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan kebakaran susulan.

Kapolsek menuturkan luas lahan yang terbakar tersebut mencapai 3,1 hektare. Lahan ini dimiliki oleh 11 warga setempat dan berisi tanaman jati serta bambu.

Kapolsek menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Menurutnya, pihak kepolisian akan tetap melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran tersebut.

“Jika ada indikasi kesengajaan, tindakan hukum akan diterapkan,” ungkapnya.

Kapolsek mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap bahaya kebakaran, terutama di musim kemarau seperti saat ini. Ia meminta agar warga tidak membakar sampah sembarangan, terutama di daerah yang rawan terbakar.

Baca Juga: Kebakaran Kapal Feri saat Berlayar dari Merak Menuju Bakauheni, Diduga Ini Penyebabnya

(Tim/Yar/P1)

  • Penulis: Tim Lampung77

Rekomendasi Untuk Anda

  • Herman HN dan Eva Dwiana

    Bantah Eva Dwiana Selingkuh, Herman HN: Kalau Bisa Buktikan Saya Beri Rp 1 Miliar!

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Ketua DPW NasDem Lampung, Herman HN, membantah isu miring soal perselingkuhan istrinya yang juga Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana. Herman HN yang merupakan mantan Wali Kota Bandar Lampung itu menegaskan bahwa kabar yang muncul soal tudingan perselingkuhan istrinya tersebut tidak benar. Herman HN mengatakan bahwa hubungannya dengan sang istri, Eva Dwiana, baik-baik […]

  • Kapal Feri KMP Batumandi Bakauheni-Merak Kandas

    5 Jam Kandas, Kapal Feri Berpenumpang 393 Orang Telah Sandar di Bakauheni

    • calendar_month Rabu, 13 Jul 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Kapal Feri KMP Batumandi yang kandas saat hendak berlayar dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak telah berhasil dievakuasi, Rabu (13/7/2022) sekitar pukul 16.15 WIB. KMP Batumandi yang membawa 393 orang penumpang dan 148 unit kendaraan tersebut saat ini telah sandar di Dermaga VII Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung. Seluruh penumpang dalam keadaan sehat […]

  • Nelayan hilang di Pesisir Barat Lampung

    Dua Nelayan Hilang Saat Mencari Ikan di Pesisir Barat Lampung

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Dua orang nelayan dilaporkan hilang saat mencari ikan di Perairan Teluk Bengkunat, Pekon Kota Jawa, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Kedua nelayan tersebut bernama Beni Irawan (27) dan Krisna (22). Keduanya merupakan warga Pekon Kota Jawa, Bengkunat, Pesisir Barat. Humas Kantor SAR (Basarnas) Lampung, Deni Kurniawan mewakili Kepala Basarnas Lampung, Deden Ridwansyah, […]

  • Jaga Ekosistem, Kodim Lampung Timur Tanam 1000 Pohon Mangrove

    Jaga Ekosistem, Kodim Lampung Timur Tanam 1000 Pohon Mangrove

    • calendar_month Selasa, 11 Apr 2023
    • account_circle Andono
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Jaga ekosistem laut, personel Kodim 0429/Lampung Timur tanam 1000 bibit pohon mangrove di hutan mangrove, Desa Sriminosari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, Selasa (11/4/2023). Dalam keterangannya, Dandim 0429/Lamtim Letkol Czi. Indra Puji Triwanto, SH mengatakan, bahwa penanaman ribuan batang mangrove merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan hidup dan tindak lanjut dari perintah Panglima […]

  • AKBP Zaky Alkazar Nasution, Kapolres Lampung Timur.

    Polisi Buru Pelaku Penikaman Acara Orgen Tunggal di Lampung Timur

    • calendar_month Minggu, 12 Feb 2023
    • account_circle Andono
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Polisi buru pelaku penikaman saat keributan acara orgen tunggal di Desa Purwo Kencono, kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur. Keributan hiburan orgen tunggal itu mengakibatkan ES (42) warga Pakuan Aji 1, meninggal dunia karena luka tikaman sebuah benda tajam. Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution mengatakan, bahwa kepolisian telah mengetahui identitas pelaku, kepolisian […]

  • Pencabulan

    13 Gadis Jadi Korban Pencabulan di Lampung Tengah, 1 Hamil

    • calendar_month Kamis, 3 Mar 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.com – Sebanyak 13 gadis di bawah umur menjadi korban pencabulan di Lampung Tengah. Satu orang diantaranya hamil. Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung Tengah, Eko Yuono mengatakan 13 kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur itu terjadi dalam rentang waktu Januari hingga 2 Maret 2022. “Sejak Januari hingga 2 Maret 2022 kemarin, ada 13 […]

expand_less