Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lampung » Dikira Boneka, Mayat Bayi Ditemukan Tersangkut Batu di Sungai Tanggamus Lampung

Dikira Boneka, Mayat Bayi Ditemukan Tersangkut Batu di Sungai Tanggamus Lampung

  • account_circle Tim Lampung77
  • calendar_month Jumat, 28 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAMPUNG77.ID – Dikira boneka, sosok mayat bayi ditemukan warga tersangkut batu di pinggir aliran sungai Dusun Suka Bangun, Pekon Gunung Terang, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Pihak kepolisian dari Polsek Pugung dan Inafis Polres Tanggamus yang mendapat informasi adanya kejadian itu langsung mendatangi TKP dan mengevakuasi jenazah bayi tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.

Kapolsek Pugung Polres Tanggamus Ipda Ori Wiryadi mengungkapkan, mayat bayi yang ditemukan warga tersebut berjenis kelamin laki-laki.

“Mayat bayi berjenis kelamin laki-laki, ditemukan oleh warga di pinggir aliran sungai pada sekitar pukul 15.30 WIB,” kata Ipda Ori Wiryadi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, dalam keterangannya, Jumat (28/10/2022).

Kapolsek menjelaskan, kronologis penemuan jenazah bayi tersebut diketahui pertama kali oleh seorang saksi bernama Sartini, pada Rabu (26/10/2022) sore. Saat itu, saksi tersebut sedang pergi ke sungai dan melihat seperti ada boneka yang tersangkut di atas batu aliran sungai.

Saksi kemudian mendekatinya dan ternyata yang ia kira boneka adalah mayat seorang bayi. Ia kemudian memberitahukan penemuan mayat bayi itu kepada warga lainnya.

“Setelah warga melaporkan kepada aparat pekon dan meneruskan penemuan tersebut kepada Polsek Pugung,” jelasnya.

Kapolsek menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis, pada tubuh bayi itu terdapat memar di bagian kemaluan, lecet di bagian bokong, mata kiri bengkak, lebam di bagian dada, tali pusar terpotong. Sedangkan organ tubuhnya masih utuh.

“Berdasarkan keterangan pihak medis, bayi tersebut diperkirakan meninggal dunia kurang dari 24 jam,” jelasnya.

Menurut Kapolsek, dugaan sementara mayat bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan tersebut sengaja dibuang.

“Berdasarkan ciri-ciri yang ditemukan, bayi tersebut diduga sengaja dibuang setelah dilahirkan,” ujarnya.

Kapolsek menambahkan pihaknya terus melakukan penyelidikan guna mengetahui terduga pelaku pembuang bayi malang tersebut.

“Untuk pelaku saat ini masih dalam proses penyelidikan, mudah-mudahan segera terungkap,” pungkasnya.

Baca Juga:
Pembuang Bayi Dalam Kolam di Pringsewu Lampung Ditangkap, Pelaku Ternyata…
Baca Juga:
Pembuang Bayi di Bendungan Batu Tegi Tanggamus Lampung Ditangkap Polisi

(Yar/P1)

  • Penulis: Tim Lampung77

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan Es di Lampung Barat

    BMKG: Waspada Potensi Hujan Es hingga Maret-April 2022

    • calendar_month Selasa, 22 Feb 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan potensi cuaca ekstrem seperti hujan es masih berpotensi terjadi hingga Maret-April 2022. BMKG meminta masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem tersebut dan dampak yang ditimbulkan. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan kejadian cuaca ekstrem berupa fenomena hujan es telah terjadi dalam sepekan ini di beberapa […]

  • Cuaca

    Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Lampung 3 Hari ke Depan, Ini Daftar Wilayahnya

    • calendar_month Sabtu, 21 Mei 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di Lampung dalam 3 hari ke depan atau periode 21-23 Mei 2022. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG Lampung, Sabtu (21/5/2022), sejumlah wilayah Lampung dalam 3 hari ke depan berpotensi diguyur hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Baca […]

  • Pencabulan

    Kisah Pilu Gadis Belia di Lampung Disetubuhi Pria di Gubuk

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Kisah pilu dialami seorang gadis belia berusia 14 tahun di Lampung. Korban disetubuhi seorang pria di sebuah gubuk. Dibawah ancaman, korban dipaksa untuk melakukan hubungan intim oleh terduga pelaku di gubuk di wilayah Kabupaten Pesawaran, Lampung. Akibat ulah tak senonohnya terhadap korban, terduga pelaku yakni berinisial SM (23) kini telah diamankan pihak kepolisian. […]

  • Pelabuhan Merak dan Bakauheni

    Jadwal Terbaru Penyeberangan Kapal Eksekutif Bakauheni-Merak Maret 2022

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – PT ASDP Indonesia Ferry menginformasikan jadwal terbaru penyeberangan Kapal Eksekutif Pelabuhan Bakauheni-Merak pada Maret 2022. Berdasarkan data yang didapat dari PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Rabu (23/9/2021), jadwal penyeberangan kapal feri via Dermaga Eksekutif Bakauheni-Merak tersebut berlaku pada 23-28 Maret 2022. Ada 4 kapal yang akan melayani penyeberangan pada 23-28 Maret 2022 tersebut […]

  • Harga Emas di Lampung

    Harga Emas 24 Karat di Bandar Lampung Naik Hari Ini

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.com – Harga emas perhiasan 24 Karat di Bandar Lampung naik pada perdagangan hari ini, Kamis 28 Agustus 2025. Informasi yang diperoleh dari Toko Mas Ceria di Jalan Pemuda (Pasar Tengah), Tanjungkarang, Bandar Lampung, harga emas pada hari ini berada di angka Rp 1.760.000/gram. “Harga emas 24K (24 karat) hari ini Rp 1.760.000 per gram […]

  • Banjir Tanggamus Lampung

    Banjir Tanggamus Lampung: 11 Pekon Terdampak, 4 Jalan Tertimbun Longsor, Tanggul Jebol

    • calendar_month Jumat, 30 Jun 2023
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Banjir melanda wilayah Tanggamus, Lampung, Kamis (29/6/2023). Ada 11 pekon yang terdampak banjir dan 4 ruas jalan tertimbun longsor. Selain itu, sejumlah tanggul juga dilaporkan jebol. Kapolres Tanggamus AKBP Siswara Hadi Chandra, menyebutkan banjir dan longsor tersebut diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi. Selain itu, juga bertepatan dengan musim panen kayu sengon sehingga […]

expand_less