Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Teror Kawanan Gajah Liar di Tanggamus Lampung

Teror Kawanan Gajah Liar di Tanggamus Lampung

  • account_circle Tim Lampung77
  • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAMPUNG77.ID – Gajah liar yang dikenal ‘Kawanan Citra’ berjumlah 10 ekor kembali masuk ke area perkebunan warga Pekon Sedayu, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung, sejak Minggu (30/7/2023) lalu hingga sekarang.

Akibat masuknya kawanan gajah liar tersebut, sekitar 6 hektare tanaman berbagai jenis di area perkebunan tersebut rusak. Teror hewan berbalai panjang itu pun membuat warga pekon setempat setiap malam harus berjaga untuk menghalau kawanan gajah tersebut.

Kasi Humas Polres Tanggamus, Iptu M. Yusuf mengatakan, pihaknya mendatangi lokasi kawanan gajah liar itu masuk ke perkebunan setelah adanya informasi dari masyarakat. Diketahui bahwa area tersebut merupakan perbatasan hutan kawasan dan tanah marga.

Baca Juga: Gajah Liar Mengamuk di Lampung Timur Tewaskan Seorang Warga

Ia mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, berdasarkan informasi dari warga setempat, ada sekitar 6 hektare tanaman yang rusak.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, hanya kerusakan tanaman,” kata Iptu M. Yusuf mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Siswara Hadi Chandra, dalam keterangannya, seperti dikutip dari Lampung77.com — jaringan Lampung77.id, Jumat (4/8/2023).

“Menurut warga ada 6 hektare tanaman yang rusak berupa palawija maupun tanaman petai dan sebagainya,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dusun 03, Tumpak Bayur Pekon Sedayu, Semaka, Tanggamus, Sutris menyebutkan kawanan gajah liar mulai masuk sejak 27 Juli 2023 lalu.

“Untuk kerugian warga sekitar 5-6 hektare tanaman rusak diantaranya jenis tanaman alpukat, petai, durian, jagung dan singkong,” kata Sutris.

Sutris mengungkapkan pengusiran awal gajah-gajah liar itu dilakukan dengan menggunakan petasan dan juga obor.

“Untuk sekarang informasinya gajah sudah masuk kembali ke kawasan pemerihan,” ujarnya.

Sutris berharap adanya perhatian pemerintah terhadap nasib para petani di wilayah setempat yang terdampak akibat banyaknya tanaman rusak akibat masuknya gajah-gajah liar ke area perkebunan tersebut.

Baca Juga: Teror Harimau di Lampung Barat, Mangsa Ternak, Warga Satu Dusun Dievakuasi

(Tim/Yar/P1)

  • Penulis: Tim Lampung77

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lokasi Rumah Tempat Miras dan Protitusi di Desa Srigading, Lamtim.

    Rumah Tempat Ajang Miras dan Prostitusi di Lampung Timur

    • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
    • account_circle Andono
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Warga Desa Srigading, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, resah dan meminta aparat menghentikan aktifitas di dalam rumah yang diduga dijadikan sebagai tempat ajang minuman keras (miras) dan dugaan prostitusi terselubung di wilayah tersebut. “Sangat meresahkan warga aktifitas rumah itu. Kami minta hentikan agar tak berdampak merusak anak-anak di sekitar desa ini,” kata S, […]

  • Tabrak Lari Mahasiswi Itera

    Polisi Tangkap Pelaku Tabrak Lari yang Tewaskan Mahasiswi Itera

    • calendar_month Kamis, 17 Feb 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Polisi menangkap pelaku tabrak lari yang menewaskan seorang mahasiswi Institut Teknologi Sumatera (Itera). Pelaku yang diamankan tersebut yakni sopir truk berinisial AS (46), warga Pekon Pamenang, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Kecelakaan tersebut sebelumnya terjadi di Jalan Lintas Barat KM 42-44 kelurahan Pajaresuk, Kecamatan Pringsewu, Lampung, pada Jumat (4/2/2022) lalu sekitar pukul 10.30 […]

  • Pencabulan

    Aksi Tipu-tipu Pria di Lampung Setubuhi Siswi SMA, Sebut Korban Kena Ilmu Pelet

    • calendar_month Jumat, 18 Nov 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Modus akan mengusir ilmu sihir pelet, seorang pria setubuhi gadis yang masih berstatus pelajar atau siswi SMA di Pesawaran, Lampung. Akibat ulah bejatnya, pelaku berinisial HRT (46) warga Kecamatan Marga Punduh, Pesawaran, Lampung, itu ditangkap polisi. Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo, melalui Kasat Reskrim AKP Supriyanto Husin, mengungkapkan kasus dugaan tindak pidana persetubuhan […]

  • Warga Lampung Hilang di Perairan Merak

    Kru KMP SUKI 2 Asal Lampung yang Hilang di Perairan Merak Belum Ditemukan

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Hingga pencarian hari ke-7, kru Kapal Motor Penumpang (KMP) SUKI 2 asal Lampung yang dilaporkan hilang di Perairan Merak Besar, Cilegon, Banten, belum ditemukan. Korban bernama Muhammad Yahya (19), warga Canggung, RT.001/001, Desa Canggung, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Komandan Pos Unit Siaga Merak, Feri, melalui Humas Basarnas Banten Estu Riyadi […]

  • Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni-Merak

    Sempat Ditutup karena Cuaca Buruk, Penyeberangan Merak-Bakauheni Kembali Dibuka

    • calendar_month Jumat, 23 Des 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Sempat ditutup sementara karena cuaca buruk, layanan penyeberangan Merak-Bakauheni kini sudah kembali dibuka. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengonfirmasi kegiatan operasional dan layanan Pelabuhan Merak, Banten dan Pelabuhan Bakauheni, Lampung, dinyatakan telah dibuka kembali oleh Balai Pengelola Transportasi Darat wilayah VIII Provinsi Banten selaku Otoritas Pelabuhan pada Kamis (22/12/2022) mulai pukul 23.40 WIB, […]

  • Institut Teknologi Sumatera (Itera)

    Dua Dosen Langgar Etik Disanksi, Itera: Tidak Ada Penggerebekan dan Asusila

    • calendar_month Selasa, 21 Feb 2023
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Institut Teknologi Sumatera (Itera) memberikan sanksi terhadap dua oknum dosen yang melanggar kode etik kampus. Itera menegaskan tidak ada penggerebekan dan asusila terkait pelanggaran kode etik dua dosen tersebut. Sub Koordinator Humas Itera, Rudiyansyah mengatakan kedua dosen pria dan wanita itu diberi sanksi etik lantaran melanggar SOP jam malam yang dterapkan di kampus […]

expand_less