Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Suplemen Khusus » Bebas Konsumsi Miras, Acara Kumpul Para Sopir Travel di Lampung Timur Berakhir Ricuh

Bebas Konsumsi Miras, Acara Kumpul Para Sopir Travel di Lampung Timur Berakhir Ricuh

  • account_circle Andono
  • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAMPUNG77.ID – Acara kumpul dan silahturahmi komunitas para sopir Travel bersama Keluarga Besar Solidaritas Agus Merak berakhir ricuh, karena selisih paham antar sesama teman, akibat pengaruh minuman keras beralkohol pada saat acara berlangsung.

Acara silahturahmi tersebut di adakan di lokasi parkiran Pantai Kerang Mas, Desa Muara Gading Mas, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, Sabtu (12/11/2022).

Acara itu juga di iringi hiburan orgen tunggal dengan musik remix yang berlangsung hingga sore.

Namun sayang, acara itu diwarnai dengan bebasnya para anggota komunitas mengkonsumsi minuman beralkohol, seperti Bir, Vigour, Anggur Merah dan sejenis lainnya.

Akibatnya, sekitar pukul 15.30 WIB saat musik masih berjalan, sesama teman komunitas ricuh yang berada di bawah panggung. Mereka saling dorong, lempar kursi hingga terjadi perkelahian.

Untungnya tak mengakibatkan suatu hal yang fatal diantara mereka. Tetapi hingga hampir 1 jam perselisihan antar mereka masih tetap saja berlangsung, meski dapat di cegah. acara saat itu juga langsung di hentikan.

“Ini hanya acara silahturahmi para sopir Travel se Lampung Timur. Yang hadir disini berjumlah sekitar 50 an orang. Hanya selisih faham antar teman sopir Travel kok, tolong jangan di muat berita” kata Joni, salah satu penyelenggara acara yang juga berdomisili di Desa setempat.

Dari pengakuan Joni, bahwa acara tersebut sudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan pemilik lokasi setempat.

Namun sangat di sayangkan, karena ulah mereka para pengunjung tempat wisata Kerang Mas bertanya-tanya, mengapa lokasi yang diperuntukan untuk masyarakat umum dipertontonkan dengan bebasnya orang mengkonsumsi minuman beralkohol hingga terjadi keributan.

Di konfirmasi, pengurus Lokasi wisata mengatakan sebenarnya mereka melarang acara-acara yang seperti itu. Apalagi peserta yang hadir bebas keluar masuk membawa ratusan botol minuman keras saat acara.

“Gak boleh membawa Miras apapun masuk wisata, sudah ada aturannya bahwa hal itu dilarang” ungkap Edi Susilo.

Tapi faktanya, peristiwa itu telah terjadi. Dan hal tersebut menjadi catatan bagi pengelola demi kenyamanan para pengunjung wisata.

Baca: Asyik! Masuk Wisata Pantai Kerang Mas Lampung Timur Gratis, Ini Syaratnya

(And/P1)

  • Penulis: Andono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengukuhan Karang Taruna Lampung Timur.

    Kukuhkan Karang Taruna Lampung Timur, Dendi: Pemuda Katar Harus Mandiri

    • calendar_month Kamis, 29 Des 2022
    • account_circle Andono
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung; Dendi Ramadhona, kukuhkan pengurus pemuda Karang Taruna (Katar) Kabupaten Lampung Timur periode 2022 hingga 2027 di Lapangan Sribhawono, Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur, Kamis (29/12/2022). Acara pengukuhan tersebut, Doni Orlando sebagai ketua Karang Taruna Lampung Timur. Dia terpilih menggantikan Akmal Fatoni pada gelaran Musda pengurus Karang Taruna tahun […]

  • Krakatau Beach Fun Run 2022

    Pertama di Lampung, Ratusan Peserta Ramaikan Krakatau Beach Fun Run 2022

    • calendar_month Senin, 6 Jun 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    PESISIR BARAT, LAMPUNG77.ID – Ratusan peserta meramaikan event Krakatau Beach Fun Run 2022 yang berlangsung di Pantai Mandiri, Pekon Mandiri Sejati, Pesisir Barat, Lampung, Sabtu (4/6/2022). Kegiatan tersebut digelar Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Lampung. Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Disparekraf Provinsi Lampung, Melly […]

  • Mobil Daihatsu Ayla hangus terbakar di Lampung Selatan

    Mobil Terbakar di Lampung Selatan, Daihatsu Ayla Tinggal Kerangka, Sopir Terluka

    • calendar_month Kamis, 21 Jul 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Sebuah mobil terbakar di Kalianda, Lampung Selatan, Rabu (20/7/2022). Mobil Daihatsu Ayla bernomor polisi BE-1533-DA itu hangus dilalap api hingga hanya tinggal kerangka. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, sopir mobil Daihatsu Ayla tersebut bernama Candra (35), warga Gunung Terang, mengalami luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit. “Info yang […]

  • Pelabuhan Bakauheni

    Jadwal Kapal Eksekutif Bakauheni Merak Besok, Rabu, 27 April 2022

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Berikut ini informasi jadwal penyeberangan kapal eksekutif di Pelabuhan Bakauheni-Merak, Rabu, 27 April 2022. Berdasarkan data yang didapat dari PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Selasa (26/4/2022), ada empat kapal feri yang akan melayani penyeberangan via Dermaga Eksekutif Bakauheni-Merak, besok. Adapun empat kapal feri tersebut yakni KMP Legundi, KMP Jatra III, KMP Sebuku, dan […]

  • Momen Istimewa Persiapan Jama’ah Haji Lampung Jelang Wukuf

    Momen Istimewa Persiapan Jama’ah Haji Lampung Jelang Wukuf

    • calendar_month Minggu, 3 Jul 2022
    • account_circle Andono
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Pemerintah Arab Saudi menetapkan hari Arafah yakni Wukuf, sebagai rukun dan puncak Haji yakni tanggal 9 Dzulhijah 1443 H atau Jum’at 8 Juli 2022 M atau yang disebut Haji Akbar ARMUZNA (Arofah, Mudzalifah dan Mina). Mereka terus berbenah menyambut jama’ah Haji se-dunia yang berjumlah hingga 1 juta jama’ah itu, dengan alokasi 85% untuk […]

  • Jasad Pemancing Tenggelam di Sungai Kuala Penet Ditemukan

    5 Hari Hilang, Jasad Pemancing Tenggelam di Sungai Kuala Penet Lamtim Ditemukan

    • calendar_month Minggu, 8 Jan 2023
    • account_circle Andono
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Pemancing yang tenggelam di Sungai Kuala Penet, Desa Sukorahayu, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur (Lamtim) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasad korban ditemukan setelah 5 hari hilang. Jasad korban pertama kali ditemukan nelayan setempat dalam kondisi terapung di pinggiran sungai, Minggu (8/1/2023) sekitar pukul 12.00 WIB. Jasad korban terhimpit di antara perahu nelayan. […]

expand_less