Breaking News
light_mode
Trending Tags

Cerita Nur Hayati Diperbudak Tak Digaji Bekerja Puluhan Tahun di Arab Saudi

  • account_circle Andono
  • calendar_month Sabtu, 31 Des 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Terkait permasalahan yang dihdapinya, Nur Hayati mengaku kala itu tak berani untuk mengungkapkan permasalahan yang dihadapinya di Kedutaan KBRI hingga terus berlanjut bertahun-tahun. Saat yang kesekian kalinya akan memperpanjang paspor, Nur Hayati mengaku sempat ditahan di KBRI karena sesuatu keanehan dengan paspornya. Nur Hayati sempat diinterograsi dan tak diperbolehkan untuk kembali ke tempatnya bekerja.

Di KBRI itulah dirinya mengungkapkan segalanya, termasuk keinginannya untuk pulang kembali ke Indonesia.
Sembari menunggu proses pihak otoritas KBRI memperjuangkan hak gaji yang harus di terimanya kembali.

Hingga sampai dirinya dipertemukan oleh keluarganya melalui bantuan informasi dari salah satu relawan lembaga sosial yakni Garda Buruh Migran Indonesia (BMI) walau awalnya lewat handphone.

Melalui koordinasi dan dorongan dari Garda BMI jugalah akhirnya Nur Hayati bisa secepatnya dipulangkan ke kampung halaman ke Indonesia.

“Banyak teman-teman buruh yang bermasalah dan bertahun-tahun di KBRI Arab Saudi ingin pulang ke Indonesia juga,” tutur Nur Hayati.

Hingga akhirnya, Kementrian luar Negeri melalui BP3MI memproses kepulangan Nur Hayati ke Indonesia dan tiba ke Kampung halaman pada Jumat, (30/12) sore.

Seketika impian dan cita-cita Nur Hayati musnah, hingga dirinya pulang kampung hanya bisa membawa beberapa lembar baju dan beberapa pakain saja.

“Cuma bawa pakaian saja, dan uang 1 juta yang di berikan oleh Pak Hasim dari KBRI sana” ucapnya lirih.

Harapan Nurhayati hanya satu saat ini, bahwa Pemerintah semoga masih membantu mengupayakan hak gajinya yang di janjikan akan bisa diterimanya kembali.

Diberitakan sebelumnya, Nur Hayati seorang tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Lampung Timur yang sempat hilang kontak dengan keluarga akhirnya ditemukan di Arab Saudi. Pekerja Migran Indonesia (PMI) itu sebelumnya telah 16 tahun tanpa kabar.

Nur Hayati merupakan warga Desa Sriwangi, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur. Ia bekerja sebagai PMI di Arab Saudi sejak tahun 2005 dan hilang kontak dengan keluarga pada 2006.

Bibi Nur Hayati, Mistini mengatakan sudah 16 tahun, keponakannya itu tidak ada kabar saat bekerja di Arab Saudi sebagai PMI.

Baca: 16 Tahun Tanpa Kabar, TKW Asal Lampung Timur Akhirnya Ditemukan di Arab Saudi

Baca: Tergiur Gaji Besar, 9 Warga Lampung Nyaris Jadi Korban Perdagangan Orang

(And/P1)

  • Penulis: Andono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tol Lampung-Palembang

    Cerita Pengendara Melintas di Tol Lampung-Palembang Jelang Mudik Lebaran 2023

    • calendar_month Rabu, 29 Mar 2023
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Asep mengatakan ia berangkat dari Lampung menuju Palembang dengan mengendarai mobil jenis minibus Toyota Avanza. Masuk dari Tol Kota Baru hingga keluar di Tol Kramasan, Asep mengaku mengeluarkan biaya tol sebesar sekitar Rp 270 ribu. “Untuk biaya tol, itu dari Kota Baru ke Kayu Agung sekitar Rp 220 ribu, kemudian dari Kayu Agung ke Kramasan […]

  • Harga Emas di Lampung

    Harga Emas 24 Karat di Bandar Lampung Akhir Maret 2022

    • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Berikut ini rincian harga emas produksi Antam dan UBS di Pegadaian pada Kamis (31/3/2022) siang. Di Indonesia, emas batangan diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk alias Antam. Selain Antam, di Indonesia terdapat PT Untung Bersama Sejahtera atau UBS yang juga mengeluarkan produk emas batangan dan perhiasan. Produk emas keduanya pun juga bisa didapatkan di toko […]

  • Mobil tertabrak kereta

    Mobil Tertabrak Kereta di Lampung Selatan, Terseret 30 Meter, 6 Penumpang Selamat

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.com – Sebuah mobil tertabrak kereta api (KA) di Natar, Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Jumat (13/5/2022). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Seluruh penumpang termasuk sopir yang berjumlah 6 orang selamat. Namun, kondisi kendaraan ringsek setelah terseret kereta api hingga 30 meter. Manager Humas PT. KAI Divre IV Tanjungkarang, Jaka Jarkasih mengatakan peristiwa tersebut […]

  • Pemilu 2024

    Lengkap! Ini Nama-nama Caleg Sementara Anggota DPR RI Dapil Lampung Pemilu 2024

    • calendar_month Minggu, 27 Agt 2023
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Partai Buruh 1. Tri Wahyu widodo, S.H. 2. Paryono, S.Pd.I. 3. Tri Wahyu Widodo 4. Partono 5. Indra Maulana 6. Nina Haryanti 7. Sumarwan 8. Tito Arianto 9. Dwi Irawati 10. SUDOMO Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) 1. SAMSANI SUDRADJAT, S.Pi. 2. ASIS BUDI SANTOSO 3. NELLY SEPTINA 4. LOEKAT KURNIA ADRIANSYAH, S.T. Partai Keadilan […]

  • Harga Emas di Lampung

    Harga Emas 24 Karat di Bandar Lampung Hari Ini Masih Mager, Emas Antam Meroket

    • calendar_month Selasa, 6 Jun 2023
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Dikutip dari situs Logam Mulia, harga dasar emas Antam ukuran 1 gram pada hari ini berada di level Rp 1.065.000/gram atau naik Rp 8.000/gram dari perdagangan sehari sebelumnya, Senin (5/6/2023) di level Rp 1.057.000/gram. Untuk diketahui, Logam Mulia Antam ini dijual dalam beberapa ukuran berat seperti 1 gram, 2 gram, 5 gram, hingga 1.000 gram […]

  • Gotong Jenazah Seberangi Sungai

    Kisah Pilu Warga Pesawaran Lampung Gotong Jenazah Seberangi Sungai

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Warga Desa Penyandingan, Kecamatan Marga Punduh, Pesawaran, Lampung, menggotong keranda jenazah menuju ke pemakaman dengan menyeberangi arus sungai yang deras, Jumat (17/12/2021). Peristiwa ini ternyata bukan kali pertama terjadi, tetapi sudah berkali-kali. Warga terpaksa menggotong jenazah dengan melewati sungai lantaran tak ada akses jembatan di desa setempat. Video terkait peristiwa pilu ini pun […]

expand_less