Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lampung » Kisah Mantan PMI Asal Lampung Timur Sukses Budidaya Melon, Kembangkan 11 Melon Premium

Kisah Mantan PMI Asal Lampung Timur Sukses Budidaya Melon, Kembangkan 11 Melon Premium

  • account_circle Tim Lampung77
  • calendar_month Sabtu, 1 Jul 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAMPUNG77.ID – Deni Hendri Saputra (38), warga Lampung Timur, ini sukses mengembangkan budidaya melon di desanya. Sebelumnya, Deni merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Warga Desa Braja Harjosari, Kecamatan Braja Selebah, Lampung Timur, ini mengatakan sejak usia 19 tahun atau selepas lulus SMA, ia awalnya pergi bekerja sebagai PMI ke Korea Selatan.

Saat itu, Deni mengaku butuh uang hingga Rp 50 juta untuk bisa pergi bekerja di luar negeri. Saat itu ia menjadi seorang buruh pabrik di Korea Selatan dan mendapat gaji sekitar Rp 17 juta per bulan.

Baca Juga:
Kisah Wanita Penjual Cilok di Lampung Dapat Cuan Puluhan Juta dari Tiktok

Bekerja di Negeri Ginseng hingga sekitar 2,5 tahun, Deni lantas memutuskan cuti pulang ke kampung halamannya untuk mencoba membuka toko sembako dan usaha perbengkelan.

Sayang, saat itu usaha yang coba dikembangkannya tak sesuai harapan. Modal usaha yang dikumpulkannya juga ludes karena bangkrut.

“Usaha saat itu gak berkembang. Duit habis tahun 2009, saya nekat berangkat lagi ke Korea yang kedua kali,” ujar Deni, di kediamannya di Dusun 1 Desa Braja Harjosari, Lampung Timur, Jumat (30/6/2023).

Setelah sekitar 4 tahun bekerja pagi hingga malam pada salah satu pabrik di Korea Selatan, ia kemudian kembali ke Indonesia. Uang hasil dari perantauan diperuntukanya untuk membangun rumah, termasuk membeli tanah peladangan dengan niat alih profesi sebagai petani.

“Kala itu saya memutuskan ingin jadi petani saja. Awal terjun, saya jadi petani cabai merah dengan luas lahan setengah hektare. Namun, bangkrut lagi, uang Rp 200 juta habis,” ujarnya.

Kegagalan tak menyurutkan niatnya untuk terus bertani. Kali ini, Deni mencoba budidaya buah melon. Dengan modal pinjaman dari perbankan, Deni mencoba untuk lebih mendalami sistem bertani.

“Saya gak kepengen pergi lagi jadi PMI, kegagalan malah jadi ilmu dan pengalaman yang berharga untuk bisa belajar lagi lebih serius,” ujar Ayah 2 anak ini.

“Saya ingin berupaya membangun kemandirian ekonomi dengan tidak lagi terus-terusan menjadi PMI,” lanjutnya.

Perjuangan dan kerja keras Deni akhirnya membuahkan hasil. Sedikit demi sedikit ia terus menambah lahan garapan dengan menyewa lokasi untuk budidaya melon yang kini ditekuninya.

Dengan terus berupaya menyelami kondisi pasar di wilayah Lampung hingga pulau Jawa. Hasilnya, sejak 2019 ia pun mulai mengerti sistem budidaya melon hingga pemasarannya.

“Alhamdulillah, saat ini tanpa menjadi seorang PMI di Korea Selatan pun, saya bisa berpenghasilan sama, dan bahkan bisa lebih,” ujarnya.

Deni mengaku saat ini tengah mengembangkan 11 jenis buah melon premium yang bibitnya berasal dari Negara Asia hingga Eropa. Dengan menggunakan sistem Green House, ia bisa menghasilkan buah semi Organik yang bisa dibudidayakan secara kontinyu dan tak mengenal musim atau cuaca.

Ia mengatakan usaha yang ditekuninya ini memang membutuhkan modal besar. Ia pun tertarik mengembangkan usahanya itu dengan pola kemitraan.

Saat ini, lokasi lahan untuk budidaya buah melon premium yang digarap Den sudah mencapai luas 3 hektare. Ia kini telah bisa mempekerjakan hingga 30 orang dengan pengeluaran upah per bulan hingga hampir ratusan juta.

(And/P1)

  • Penulis: Tim Lampung77

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa

    Gempa M 4,9 Terjadi di Tanggamus Lampung, Dirasakan hingga Krui dan Liwa

    • calendar_month Selasa, 13 Sep 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 4,9 terjadi di Tanggamus, Lampung, Selasa (13/9/2022). Gempa dirasakan hingga Liwa dan Krui. Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto menyebutkan gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah Tanggamus, Lampung, dan sekitarnya itu terjadi pada pukul 18.18 WIB. Menurut Hartanto, dari hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M […]

  • Dawam Rahardjo Silaturahmi di Sekampung Lampung Timur, Ini Pesannya

    Dawam Rahardjo Silaturahmi di Sekampung Lampung Timur, Ini Pesannya

    • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
    • account_circle Andono
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Menjalin silaturahmi dengan masyarakat, Bupati Lampung Timur Dawam Rahardjo berkunjung ke Desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung dan menjadi Khotib saat sholat Jum’at di Masjid Al-Fuqoha, (28/4/2023). Dalam kotbahnya, orang nomer 1 di Bumie Tuwah Bepadan ini menyampaikan pentingnya menjalin Silaturahmi, terhadap anak, kedua orang tua dan tetangganya. “Apalagi sekarang masih bulan Syawal, hendaknya masyarakat […]

  • Harga Emas

    Tembus di Atas Rp 1 Juta/Gram, Cek Rincian Harga Emas 0,5 Gram hingga 1 Kg Hari Ini

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Harga emas keluaran Antam pada perdagangan hari ini, Senin, 18 April 2022, mengalami kenaikan dan tembus di atas Rp 1 juta/gram. Dikutip dari laman Logam Mulia, harga dasar emas ukuran 1 gram pada hari ini sebesar Rp 1.010.000/gram atau naik Rp 5.000/gram dibandingkan dengan harga sehari sebelumnya atau Minggu (17/4/2022) di angka Rp […]

  • Institut Teknologi Sumatera (Itera)

    Dua Dosen Langgar Etik Disanksi, Itera: Tidak Ada Penggerebekan dan Asusila

    • calendar_month Selasa, 21 Feb 2023
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Institut Teknologi Sumatera (Itera) memberikan sanksi terhadap dua oknum dosen yang melanggar kode etik kampus. Itera menegaskan tidak ada penggerebekan dan asusila terkait pelanggaran kode etik dua dosen tersebut. Sub Koordinator Humas Itera, Rudiyansyah mengatakan kedua dosen pria dan wanita itu diberi sanksi etik lantaran melanggar SOP jam malam yang dterapkan di kampus […]

  • Kasus Kekerasan Anak

    Dipaksa Penuhi Target Parkir, Anak 10 Tahun Disilet Ibu Kandung di Bandar Lampung

    • calendar_month Minggu, 20 Feb 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Kejam. Seorang ibu kandung di Bandar Lampung tega menyiksa anaknya yang masih berusia 10 tahun pakai silet. Kekerasan fisik tersebut dialami korban apabila tidak memenuhi target setoran parkir. Akibat kejadian itu, korban menderita sejumlah luka sayatan silet di tubuhnya. Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Bandar Lampung, Ahmad Apriliadi Passa mengatakan peristiwa tersebut terungkap […]

  • Bocah tersambar petir di Lampung

    Jelang Lebaran, Bocah di Lampung Tewas Tersambar Petir, Ini Kronologinya

    • calendar_month Jumat, 21 Apr 2023
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Seorang bocah di Pringsewu, Lampung, tewas tersambar petir, menjelang Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri. Korban bernama Muhammad Hasan Putra (13), warga Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Korban tewas tersambar petir pada Kamis (20/04/2023) kemarin. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat kejadian, korban sedang mencari burung di sawah […]

expand_less