Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lampung » Pengakuan Wanita Muda Pembuang Bayi di Tanggamus Lampung, Dua Kali Dihamili Pacar

Pengakuan Wanita Muda Pembuang Bayi di Tanggamus Lampung, Dua Kali Dihamili Pacar

  • account_circle Tim Lampung77
  • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAMPUNG77.ID – Polisi mengamankan seorang wanita muda yang membuang bayi di sungai Dusun Suka Bangun, Pekon Gunung Terang, Kecamatan Bulok, Tanggamus, Lampung.

Wanita tersebut berinisial EL (23), warga Dusun Suka Bangun, Pekon Gunung Terang, Bulok, Tanggamus. Pelaku ternyata adalah ibu dari bayi tersebut.

EL mengakui bahwa ia adalah ibu dari bayi yang jasadnya ditemukan di sungai Dusun Suka Bangun, Bulok, Tanggamus, Lampung, tersebut.

“Iya itu anak saya. Saya bingung setelah beberapa jam lahir ia tidak bernafas,” kata EL, di Mapolres Tanggamus, seperti dikutip dari Lampung77.com –jaringan Lampung77.id, Minggu (30/10/2022).

El juga mengungkapkan pengakuan yang mengejutkan bahwa dirinya telah dua kali dihamili oleh pacarnya.

Ia menyebut sebelumnya juga pernah hamil pada tahun 2019 oleh pacarnya yang merupakan warga Bogor dan saat itu ia keguguran. Namun, ia justru kembali hamil akibat perbuatan sang pacar.

“Dulu pernah hamil oleh pacar saya juga tahun 2019 cuma keguguran,” ujarnya.

Dengan suara tersedu-sedu, EL menjelaskan bahwa sebelumnya ia bekerja di Bogor dan kembali ke kampung halamannya sejak sebulan belakangan dalam kondisi hamil. Namun, keluarganya tidak ada yang tahu tentang kehamilannya itu.

Ketidaktahuan keluarganya itu, dipicu lantaran ia berbadan besar juga menutupnya dengan pakaian yang longgar sehingga tidak dicurigai oleh pihak keluarga.

Kemudian, saat akan melahirkan pada Selasa, 25 Oktober 2022 malam, ketika keluarganya sudah tidur, ia mengalami sakit perut dan ternyata tiba-tiba bayinya lahir di kamar mandi.

Dari pengakuannya, ia memotong sendiri tali ari-ari yang kemudian membersihkan bayinya dari noda darah. Selanjutnya, sang bayi dibawa ke kamar. Namun, bayi tersebut hanya menangis kecil saat di kamar.

“Lahirnya di kamar mandi. Setelah saya bersihkan dia sempat nangis kecil di kamar. Saya tidak menyangka pada pagi hari dia sudah tidak bernafas, makanya saya bingung. Baru pagi harinya saya letakan di pinggir kali pada pagi harinya,” jelasnya.

Soal pria yang menghamilinya, El tidak menyebut nama secara pasti. Namun, ia menyebut pacarnya yang berasal dari Bogor dan sudah tidak komunikasi semenjak ia pulang kampung.

“Saya hamil sama pacar saya orang Bogor, cuma saya sudah pisah tidak komunikasi lagi,” kata dia.

El mengaku sangat menyesali perbuatannya. Ia juga menyesal tidak memberitahukan kepada keluarga hingga akhirnya memilih jalan pintas.

“Saya menyesal atas perbuatan saya dan saya akan mempertanggung jawabkannya,” pungkas El.

Baca Juga:
Wanita Muda Pembuang Bayi di Sungai Tanggamus Lampung Diamankan Polisi

Dilakukan Pemeriksaan Intensif

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tanggamus saat ini terus melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap wanita muda tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus Iptu Hendra Safuan, mengatakan, pengungkapan kasus pembuangan bayi yang dilakukan Tekab 308 Presisi Polres Tanggamus Polda Lampung dan Tekab 308 Presisi Polsek Pugung itu merupakan hasil penyelidikan secara marathon.

“Penyelidikan dilakukan dengan dibentuknya tim khusus gabungan Tekab 308 Presisi Polres Tanggamus dan Polsek Pugung, sehingga berhasil mengungkap kasus tersebut,” kata Iptu Hendra Safuan, dalam keterangannya.

Menurut Iptu Hendra Safuan, dalam tim khusus tersebut, juga dilibatkan anggota Inafis yang melakukan indentifikasi tempat kejadian perkara (TKP) maupun identifikasi jenazah.

Ia menambahkan, terhadap pelaku yang merupakan ibu kandung bayi kini masih dilakukan pemeriksaan intensif.

“Tersangka berstatus gadis dan diketahui rumah tersangka berada tidak jauh dari TKP penemuan mayat sekitar 300 meter,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat bayi ditemukan warga tersangkut batu di pinggir aliran sungai Dusun Suka Bangun, Pekon Gunung Terang, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Saat ditemukan, kondisi bayi berjenis kelamin laki-laki itu kondisinya mengenaskan.

Penemuan jenazah bayi tersebut diketahui pertama kali oleh seorang saksi bernama Sartini, pada Rabu (26/10/2022) sore. Saat itu, saksi tersebut sedang pergi ke sungai dan melihat seperti ada boneka yang tersangkut di atas batu aliran sungai.

Baca Juga:
Dikira Boneka, Mayat Bayi Ditemukan Tersangkut Batu di Sungai Tanggamus Lampung

(Tim/Yar/P1)

  • Penulis: Tim Lampung77

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca

    Warning BMKG: Waspada Angin Kencang dan Kebakaran Lahan di Lampung, Ini Wilayahnya

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan warning atau peringatan dini potensi angin kencang dan kebakaran lahan di sejumlah wilayah Lampung pada hari ini, Kamis 5 Oktober 2023. “Peringatan Dini: Waspada potensi angin kencang di wilayah Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Timur, Lampung Tengah pada sore dan malam hari. Serta, potensi kekeringan dan […]

  • Gelombang

    Ritual di Pantai Payangan, 11 Orang Tewas Terseret Ombak Laut Selatan

    • calendar_month Minggu, 13 Feb 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Sebanyak 11 orang meninggal dunia dan 13 orang selamat setelah terseret ombak laut selatan saat menggelar ritual di pesisir Pantai Payangan Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (13/2/2022). Komandan Tim (Dantim) Basarnas Jember, Jatmika menjelaskan sejumlah korban yang meninggal dunia ditemukan Tim SAR gabungan tidak jauh dari lokasi terseretnya arus laut pantai selatan tersebut […]

  • Harga emas di Lampung

    Harga Emas 24 Karat di Bandar Lampung dan Emas Antam Hari Ini, Selasa 22 November 2022

    • calendar_month Selasa, 22 Nov 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Berikut info harga emas perhiasan 24 karat di Bandar Lampung dan emas Antam pada perdagangan hari ini, Selasa 22 November 2022. Informasi yang diperoleh dari Toko Mas Ceria di Jalan Pemuda (Pasar Tengah), Tanjungkarang, Bandar Lampung, harga emas 24 karat pada perdagangan hari ini masih bertahan di angka Rp 880.000/gram. “Harga emas 24K […]

  • Harga Emas

    Harga Emas 24 Karat di Bandar Lampung Per Senin 24 Januari 2022

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Berikut ini informasi harga emas 24 karat di Kota Bandar Lampung per Senin, 24 Januari 2022. Informasi yang diperoleh dari Toko Mas Ceria di Jalan Pemuda (Pasar Tengah), Tanjungkarang, Bandar Lampung, Senin (24/1/2022), harga emas perhiasan 24 karat per hari ini yaitu sebesar Rp850 ribu/gram. Harga emas perhiasan 24 karat itu relatif stagnan […]

  • Deni, Petani Agrowisata Buah Melon Lampung Timur. (Foto: And).

    Agrowisata Buah Melon di Lampung Timur, Cek Jenis dan Harganya

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2023
    • account_circle Andono
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Petani di Lampung Timur membuka lokasi budidaya tanaman buah Melon sebagai Agrowisata. Warga yang berkunjung bisa langsung membeli di lokasi, ini jenis dan daftar harganya! “Ada 11 jenis tanaman buah Melon yang saya kembangkan saat ini. Diantaranya 5 jenis Melon bibit import, selebihnya dari lokal” terang Deni, pemilik lokasi agrowisata, (22/1/2022). Deni menjelaskan […]

  • Rahmat Mirzani Djausal

    Profil dan Biodata Rahmat Mirzani Djausal, Ketua Gerindra Lampung

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Rahmat Mirzani Djausal adalah Ketua DPD Gerindra Lampung yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Lampung periode 2019-2024. Mirza –sapaan Rahmat Mirzani Djausal, lahir di Kota Bumi, Lampung Utara, pada 18 Maret 1980. Rahmat Mirzani Djausal adalah putra pertama pasangan Faisol Djausal dan Yurtati. Kiprah di Organisasi Mirza merupakan sosok yang cukup aktif dalam […]

expand_less