Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lampung » Ini Daftar Wilayah PPKM Level 1 hingga Level 3 di Lampung dan Aturan Lengkapnya

Ini Daftar Wilayah PPKM Level 1 hingga Level 3 di Lampung dan Aturan Lengkapnya

  • account_circle Tim Lampung77
  • calendar_month Selasa, 15 Feb 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lampung77.ID – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di luar Jawa dan Bali diperpanjang hingga 28 Februari 2022.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian telah mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terbaru Nomor 11 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, Level 2, dan Level 1 di luar Jawa dan Bali.

Inmendagri terbaru ini kembali diterbitkan seiring diperpanjangnya PPKM. Inmendagri Nomor 11 Tahun 2022 ini ditanda tangani Mendagri Tito Karnavian pada Senin, 14 Februari 2022 dan mulai berlaku pada 15 Februari 2022 sampai 28 Februari 2022.

Berdasarkan Inmendagri terbaru tersebut, sebanyak 5 kabupaten/kota di Lampung masuk pada kriteria PPKM Level 3 yakni Kota Bandar Lampung, Lampung Timur, Way Kanan, Pesawaran, dan Lampung Utara.

Kemudian, wilayah Lampung yang masuk PPKM Level 2 yaitu Lampung Selatan, Tulang Bawang, Tanggamus, Mesuji, Pesisir Barat, dan Metro.

Sedangkan kabupaten/kota yang masuk kriteria PPKM Level 1 yakni Lampung Tengah, Lampung Barat, Pringsewu, dan Tulang Bawang Barat.

Dalam Inmendagri Nomor 11 Tahun 2022 ini terdapat sejumlah regulasi dan aturan terbaru terkait penerapan PPKM Level 3, PPKM Level 2, dan PPKM Level 1 di luar Jawa dan Bali.

Berikut ini selengkapnya aturan terbaru yang tertuang dalam Inmendagri Nomor 11 Tahun 2022 untuk daerah dengan kriteria PPKM Level 3, PPKM Level 2, dan PPKM Level 1 seperti dilansir Lampung77.com –jaringan Lampung77.id, Selasa (15/2/2022):

PPKM Level 3

a. Pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 05/KB/202l, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/6678/2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan
Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

b. Pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan 50% maksimal staf WFO dengan protokol kesehatan secara ketat. Namun, apabila ditemukan klaster penyebaran COVID-19, maka sektor yang bersangkutan ditutup selama 5 hari.

c. Pelaksanaan kegiatan pada sektor esensial seperti kesehatan termasuk didalamnya Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), bahan pangan, makanan, minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, sistem pembayaran, pasar modal, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik, proyek vital nasional dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional serta objek tertentu, tempat yang menyediakan kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat (pasar, toko, swalayan dan supermarket) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall tetap dapat beroperasi 100%
dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

d. Industri dapat beroperasi 100% dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih
ketat, namun apabila ditemukan klaster penyebaran COVID-19, maka industri bersangkutan ditutup selama 5 hari.

e. Pasar tradisional, pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, barbershop/pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, pasar loak, pasar burung/unggas, pasar basah, pasar batik, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan lain-lain yang
sejenis diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat, memakai masker, mencuci tangan,
handsanitizer, yang pengaturan teknisnya diatur oleh Pemerintah Daerah.

f. Pelaksanaan kegiatan makan/minum ditempat umum:
1) Warung makan/warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya diizinkan buka
dengan protokol kesehatan ketat, memakai masker, mencuci tangan, handsanitizer, yang
pengaturan teknisnya diatur oleh Pemerintah Daerah.
2) Restoran/rumah makan dan kafe dengan skala kecil, sedang atau besar baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall dapat melayani makan ditempat/dine in dibatasi jam operasional sampai Pukul 21.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50%, 2 orang per meja dan menerima makan dibawa pulang/delivery/take away dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat yang pengaturannya lebih lanjut diatur oleh Pemerintah Daerah.

g. Kegiatan pada pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan diizinkan beroperasi 50% pada Pukul 10.00 hingga 21.00 waktu setempat dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat yang pengaturannya lebih lanjut diatur oleh Pemerintah Daerah.

h. Bioskop yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall dapat beroperasi dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining atau penerapan
protokol kesehatan yang diatur oleh Pemerintah Daerah terhadap semua pengunjung dan
pegawai.
2) Kapasitas maksimal 50% dan hanya pengunjung dengan kategori Hijau dan Kuning dalam PeduliLindungi yang diperkenankan masuk.
3) Anak usia 6 sampai dengan 12 tahun wajib didampingi orang tua dan menunjukkan bukti vaknisasi minimal dosis pertama.
4) Restoran dan kafe di dalam area bioskop dapat melayani makan ditempat/dine in dengan
kapasitas pengunjung 50%, 2 orang per meja dan menerima makan dibawa pulang/delivery/take away dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.
5) Mengikuti protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kementerian Kesehatan.

i. Pelaksanaan kegiatan konstruksi untuk infrastruktur publik (tempat konstruksi dan lokasi proyek) beroperasi 100% dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

j. Tempat ibadah (Masjid, Musholla, Gereja, Pura, Vihara, dan Klenteng serta tempat lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah) dapat mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah dengan pengaturan kapasitas maksimal 50% atau maksimal 50 orang. Namun, lebih dioptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah dengan memperhatikan pengaturan teknis dari Kementerian Agama.

k. Pelaksanaan kegiatan pada area publik (fasilitas umum, taman umum, tempat wisata umum atau area publik lainnya) diizinkan beroperasi 50% dengan menggunakan aplikasi
PeduliLindungi atau penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat yang pengaturannya lebih lanjut diatur oleh Pemerintah Daerah.

l. Pelaksanaan kegiatan seni, budaya dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya dan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) diizinkan beroperasi 50% dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat yang pengaturannya lebih lanjut diatur oleh Pemerintah Daerah.

m. Kegiatan olahraga/pertandingan olahraga diperbolehkan, antara lain:
1) diselenggarakan oleh Pemerintah tanpa penonton atau suporter dengan penerapan protokol
kesehatan yang ketat.
2) Olahraga mandiri/individual dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
3) Fasilitas olahraga di ruang terbuka diizinkan dibuka dengan jumlah orang 50% dari kapasitas maksimal dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat yang pengaturannya lebih lanjut diatur oleh
Pemerintah Daerah.
4) Fasilitas pusat kebugaran/gym diizinkan dibuka dengan jumlah orang 50% dari kapasitas maksimal dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau penerapan protokol
kesehatan secara lebih ketat yang pengaturannya lebih lanjut diatur oleh Pemerintah Daerah.

n. Untuk kegiatan resepsi pernikahan dan hajatan (kemasyarakatan) maksimal 50% dari kapasitas atau maksimal 50 orang dan tidak ada hidangan makanan ditempat dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat yang pengaturannya lebih lanjut diatur oleh Pemerintah Daerah.

0. Pelaksanaan kegiatan rapat, seminar dan pertemuan luring (lokasi rapat/seminar/ pertemuan ditempat umum yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) ditutup untuk
sementara waktu, sampai dengan wilayah dimaksud dinyatakan aman berdasarkan penetapan
Pemerintah Daerah setempat.

p. Transportasi umum (kendaraan umum, angkutan masal, taksi (konvensional dan online) dan
kendaraan sewa/rental) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70% (tujuh puluh
persen) dan 100% (seratus persen) untuk pesawat terbang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

q. Persyaratan perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor dan
transportasi umum jarak jauh (pesawat udara, bis, kapal laut dan kereta api) sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nasional.

r. Tetap memakai masker dengan benar dan konsisten saat melaksanakan kegiatan diluar rumah serta tidak diizinkan penggunaan face shield tanpa menggunakan masker.

s. Pelaksanaan PPKM di tingkat RT/RW, Desa/Kelurahan dan Kecamatan tetap diberlakukan
dengan mengaktifkan Posko-Posko di setiap tingkatan dengan melihat kriteria zonasi
pengendalian wilayah.

Klik ke halaman selanjutnya >>> Aturan PPKM Level 2

  • Penulis: Tim Lampung77

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelabuhan Bakauheni

    Jumlah Pemudik Lebaran 2023 Diprediksi 123 Juta Orang, Ini Strategi Pemerintah Perlancar Arus Mudik

    • calendar_month Jumat, 24 Mar 2023
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memperkirakan jumlah pemudik pada libur Lebaran 2023 atau Idul Fitri 1444 Hijriah mencapai 123 juta orang atau naik sebesar 47% secara nasional. Hal tersebut disampaikan Menhub pada Keterangan Pers setelah Rapat yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengenai Persiapan Arus Mudik Idul Fitri 1444 Hijriah di […]

  • Wisata Lembah Hijau Lampung

    Dear Traveler, Ini Peta Wisata dan Harga Tiket Terbaru Lembah Hijau Lampung

    • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Dear traveler, berikut ini peta area wisata dan harga tiket terbaru di Taman Wisata dan Taman Satwa Lembah Hijau Lampung. Simak yuk! Taman Satwa Lembah Hijau Lampung ini berada di daerah Sukadanam, Bandar Lampung. Tempat wisata ini pas banget lho buat mengisi waktu libur Anda bersama keluarga di akhir pekan. Dengan suasana yang […]

  • Perahu tenggelam

    Kapal Berpenumpang 12 Orang Tenggelam di Tanggamus Lampung

    • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2023
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.COM – Sebuah kapal berpenumpang 12 orang tenggelam di Laut Teluk Semaka, Cukuh Balak, Tanggamus, Lampung. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (22/9/2023) sekitar pukul 18.00 WIB. Kapal tersebut tenggelam akibat dihantam ombak besar. Kasat Polairud Polres Tanggamus Iptu Zulkarnain mengatakan, selama hampir sekitar 2 jam setelah kapal tenggelam, semua penumpang kapal tersebut berhasil ditemukan dengan […]

  • Harga BBM

    Harga BBM Terkini di Lampung

    • calendar_month Sabtu, 2 Sep 2023
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Berikut informasi daftar lengkap harga bahan bakar minyak (BBM) terkini Pertamina di Lampung. PT Pertamina (Persero) sebelumnya kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi mulai Jumat, 1 September 2023. Harga BBM jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex naik. Seperti dilihat di website resmi Pertamina, Jumat (1/9/2023), diumumkan daftar Harga Bahan Bakar Khusus […]

  • Bayi gajah Sumatera yang lahir di Lembah Hijau Lampung diberi nama Rawana

    Lahir di Lembah Hijau Lampung, Bayi Gajah Sumatera Ini Diberi Nama Rawana

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Bayi gajah Sumatera yang lahir di Lembaga Konservasi (LK) Lembah Hijau Lampung diberi nama Rawana. Bayi gajah berjenis kelamin jantan tersebut merupakan hasil perwakinan gajah jantan Sumatera bernama Aris dan gajah indukan bernama Mega. Bayi tersebut lahir di Lembah Hijau Lampung pada Minggu (7/8/2022) lalu. “Iya sudah (diberi nama). Namanya Rawana,” kata M […]

  • Wisata Lembah Hijau Lampung

    Nataru, Tempat Wisata di Bandar Lampung Perketat Prokes dan PeduliLindungi-CHSE

    • calendar_month Senin, 20 Des 2021
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (DPD Putri) Lampung, M. Irwan Nasution, mengatakan tempat wisata di Bandar Lampung akan memperketat protokol kesehatan (prokes) selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Selain itu, tempat wisata di Bandar Lampung juga akan menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi dan sertifikat Cleanliness, Health, Safety, […]

expand_less