Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lampung » Kisah Sejarah Jejak Perlintasan Gajah di Lampung

Kisah Sejarah Jejak Perlintasan Gajah di Lampung

  • account_circle Tim Lampung77
  • calendar_month Kamis, 13 Jan 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lampung77.ID – Provinsi Lampung dikenal sebagai daerah yang identik dengan satwa gajah. Nah, berikut ini kisah sejarah mengenai jejak perlintasan gajah di Lampung.

Beberapa lokasi di Provinsi Lampung seperti Kota Bandar Lampung, Kabupaten Pesawaran hingga Tanggamus ternyata dahulunya diketahui menjadi titik-titik jejak perlintasan gajah, lho.

Seorang pelaku sejarah yang merupakan pawang gajah atau mahout di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Nazaruddin, menceritakan jejak gajah yang melintasi wilayah-wilayah seperti kawasan Betung, Sukadanaham, dan Umbulri, awalnya diketahui pada sekitar tahun 1986.

Nazaruddin mengisahkan, saat itu ada seorang anak kecil yang mengalami insiden tertabrak gajah ketika pulang mengaji di sekitaran Gunung Betung.

“Dari kejadian itu (anak tertabrak gajah), kemudian dibentuk tim untuk mengevakuasi gajah-gajah tersebut berdasarkan surat dari pusat,” kata Nazaruddin, dalam keterangannya saat dihubungi, beberapa waktu lalu.

Nazaruddin mengungkapkan, tim tersebut di antaranya terdiri dari Widodo Sukohadiramono yang saat itu menjabat sebagai Kepala BKSDA II Sumbagsel yang kantornya berada di Lampung.

Kemudian, ada Lie Pradukai, Senga Novawan, Suwanwok Cayapum, Sancay, Usman Sirot Umagul, Michel Priyono, Yuswo Wiyono, dan termasuk Nazaruddin.

Kemudian, pada 14 Agustus 1986, kata Nazaruddin, tim tersebut berhasil menangkap empat ekor gajah dari lokasi Gunung Betung, Sukadanaham, dan Umbulri. Empat gajah tersebut ada yang ditangkap dengan memakai sistem tradisional, ada pula yang menggunakan sistem tembak bius.

“Kalau yang ditangkap secara tradisonal itu (gajah bernama ) Umri dan Argo. Sedangkan gajah yang lain, karena lokasinya terjal sehingga tidak memungkinkan saat itu ditangkap menggunakan sistem tradisonal,” ungkapnya.

Selanjutnya, pada 16 Agustus 1986, kata Nazaruddin, empat ekor gajah yang terdiri dari tiga betina dan satu jantan tersebut dibawa ke Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Klik halaman selanjutnya >>> Jejak Gajah Diketahui dari Bekas Kotoran dan Terjadinya Konflik

  • Penulis: Tim Lampung77

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Panas

    Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini Rabu 30 Agustus 2023, Simak Yuk!

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Berikut info prakiraan cuaca di wilayah Lampung pada hari ini, Rabu 30 Agustus 2023. Simak yuk informasinya sebelum beraktivitas. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di wilayah Lampung cerah berawan sepanjang hari ini. Berikut selengkapnya prakiraan cuaca secara umum di wilayah Lampung pada hari ini seperti dikutip dari Lampung77.com –jaringan Lampung77.id, […]

  • Buaya 4 Meter Ditangkap Warga Lampung Timur

    Cerita Warga Lampung Timur Susun Rencana hingga Tangkap Buaya 4 Meter

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2022
    • account_circle Andono
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Seekor buaya sepanjang sekitar 4 meter ditangkap warga di aliran sungai Irigasi Way Curup Desa Kebon Damar, Kecamatan Mataram Baru, Lampung Timur, Minggu (6/3/2022). Reptil bertubuh besar itu ditangkap warga beramai-ramai. Sebelum menangkap buaya berbobot sekitar 200 kg tersebut, warga terlebih dahulu menyusun rencana. Kepala Dusun 1 Desa Kebon Damar, Toyib menceritakan, awalnya […]

  • Partai Gelora Lampung

    Partai Gelora Lampung Dukung Polda Menjaga Kamtibmas Jelang Pemilu 2024

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Partai Gelora Provinsi Lampung siap mendukung program Polda Lampung dalam menjaga situasi Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Demikian diungkapkan Ketua DPW Partai Gelora Provinsi Lampung, Samsani Sudrajat, mewakili seluruh jajaran pengurus dan kader Partai Gelora Lampung, dalam keterangannya, Minggu (22/5/2022). “Saya juga menginstruksikan kepada seluruh kader Partai Gelora […]

  • Meninggal Dunia

    Tersengat Listrik hingga Terpental, Pria di Tanggamus Lampung Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 5 Mar 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Nasib tragis dialami seorang pria di Tanggamus, Lampung. Ia meninggal dunia akibat tersengat listrik saat membantu tetangganya memasang tarub. Korban diketahui bernama Jaili (37), warga Pekon Singosari, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus. Kapolsek Talang Padang Polres Tanggamus, AKP Sarwani mengungkapkan, dari hasil identifikasi, peristiwa korban tersengat listrik tersebut terjadi pada Jumat (4/3/2022) sekitar […]

  • Tabrakan kereta api dan truk di Lampung

    Top 3 News: Ular Piton Ditombak Warga | Tabrakan Kereta Api-Truk | Harga Emas

    • calendar_month Senin, 24 Jul 2023
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Selamat pagi pembaca Lampung77.id. Berikut 3 berita terpopuler yang masuk dalam deretan Top 3 News selama sepekan. Berita apa saja? 1. Ular Piton Ditombak Warga Warga Lampung Timur menemukan ular piton atau sanca besar di sebuah jalan peladangan Dusun 4 Desa Way Areng, Kecamatan Mataram Baru, Minggu (16/7/2023) malam. Warga mengatakan bahwa ular […]

  • Kecelakaan Lampung Timur

    Warga Lampung Timur Ditemukan Tewas di Parit, Diduga Korban Kecelakaan

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle Andono
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Seorang warga Lampung Timur ditemukan meninggal dunia di dalam parit. Diduga, korban mengalami kecelakaan. Kapolres Lampung Timur AKBP Benny Prasetya mengungkapkan identitas korban yakni bernama Tamrin (60), warga Kecamatan Batanghari Nuban, Lampung Timur. Berdasarkan informasi pihak Kepolisian, korban awalnya ditemukan oleh warga di wilayah Desa Gedung Dalam, pada Minggu (15/12/2024) siang dengan kondisi […]

expand_less