Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lampung » Terseret Ombak di Pantai Canti Lampung Selatan, Dua Orang Meninggal Dunia

Terseret Ombak di Pantai Canti Lampung Selatan, Dua Orang Meninggal Dunia

  • account_circle Tim Lampung77
  • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAMPUNG77.ID – Dua orang ditemukan meninggal dunia diduga akibat terseret ombak di Pantai Canti, Lampung Selatan, Selasa (27/9/2022).

Korban yakni bernama Noviandi (44) dan Ridwan (39). Keduanya merupakan warga Desa Jondong, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.

Informasi yang diperoleh dari Basarnas Lampung, kejadian itu bermula saat kedua korban berangkat dari rumah untuk mencari cumi dengan menggunakan jaring di pinggir Pantai Canti.

Kemudian pada sekitar pukul 09.00 WIB, ditemukan motor yang dikendarai korban di sekitar Pantai Canti. Namun, keduanya tidak tampak di lokasi tersebut dan diduga hanyut terseret ombak.

Baca Juga:
Tragis, Ayah dan Anak Meninggal Dunia Tenggelam di Pesisir Barat Lampung

Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansyah menyebutkan pihaknya menerima informasi terkait kejadian tersebut dari kepala desa setempat pada sekitar pukul 09.10 WIB.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Lampung mengirimkan personil rescuer Pos SAR Bakauheni untuk menuju lokasi kejadian dan melakukan evakuasi,” kata Deden, dalam keterangannya, seperti dilansir Lampung77.com –jaringan Lampung77.id, Selasa (27/9/2022) malam.

Deden mengatakan Tim Basarnas Lampung tiba di lokasi kejadian pada sekitar pukul 11.15 WIB dan berkoordinasi dengan BPBD Lampung Selatan, Polair Polres Lampung Selatan, Damkar Lampung Selatan, TNI, dan masyarakat setempat untuk melakukan pencarian.

Pada sekitar pukul 11.40 WIB, lanjut Deden, korban atas nama Noviandi (44) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan pada titik koordinat 05°48’32’’ S – 105°35’09” E atau sekitar 20 meter dari lokasi kejadian.

“Korban Noviandi ditemukan pukul 11.40 WIB sekitar 20 meter dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia dan selanjutnya korban dibawa ke rumah duka,” kata Deden.

Baca Juga:
Detik-detik Pria Asal Tanggamus Hilang Tenggelam di Bendungan Way Sekampung Lampung

Sedangkan korban atas nama Ridwan ditemukan pada sekitar pukul 16.50 WIB. Korban ditemukan meninggal dunia tidak jauh dari lokasi penemuan korban Noviandi atau tepatnya pada titik koordinat 05°48’32’’ S – 105°35’09.01” E.

“Pukul 16.50 WIB, korban atas nama Ridwan telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban telah dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” pungkasnya.

Baca Juga:
Kapal Nelayan Berpenumpang 8 Orang Terbakar di Perairan Anyer

(Tim/Yar/P1)

  • Penulis: Tim Lampung77

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pecah kaca mobil, pencuri sikat uang Rp 800 juta di Bandar Lampung

    Pecah Kaca Mobil, Pencuri Sikat Uang Rp 800 Juta di Sukarame Bandar Lampung

    • calendar_month Selasa, 4 Apr 2023
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Pecah kaca mobil, pencuri sikat uang Rp 800 Juta di Sukarame, Bandar Lampung. Aksi pencurian itu terekam kamera CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian. Dalam video rekaman CCTV tersebut yang beredar, saat beraksi tampak dua orang pelaku terlihat mengendarai sepeda motor. Salah satu pelaku lalu turun dari motor dan tak lama kemudian […]

  • Kegiatan Donor Darah di Desa Braja Sakti, Lampung Timur.

    Tokoh di Desa Lampung Timur Ini Galakan Kegiatan Sosial Donor Darah

    • calendar_month Selasa, 25 Okt 2022
    • account_circle Andono
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Seorang tokoh Masyarakat di Desa Braja Sakti, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, yakni Edi Sumantri galakkan kegiatan sosial donor darah di Desanya. Kegiatan kemanusiaan tersebut, di laksanakan di halaman tempat kediamannya di Desa Braja Sakti, Kecamatan Way Jepara pada Selasa (25/10/2022) pagi hingga sore. Edi Sumantri mengatakan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan agenda […]

  • Meninggal Dunia

    Mayat Wanita Ditemukan Dalam Rumah di Pringsewu, Kondisinya Mengenaskan

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Sosok mayat wanita ditemukan di dalam rumah di wilayah Sukoharjo, Pringsewu, Lampung. Saat ditemukan, kondisi mayat wanita tersebut mengenaskan. Mayat tersebut ditemukan sudah dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya di Pekon Siliwangi, Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu, Lampung, pada Senin (16/5/2022) sore. Sosok mayat itu diketahui bernama Iyar Miyati (60). Jasad korban pertama kali ditemukan […]

  • Mobil terbakar di Tol Lampung

    Detik-detik Mobil Terbakar di Tol Lampung, Sempat Tabrak Besi di Tengah Jalan

    • calendar_month Minggu, 12 Jun 2022
    • account_circle Andono
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Sebuah mobil minibus warna putih hangus terbakar di KM 77 jalur B ruas Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) Lampung. Mobil jenis Toyota New Rush bernomor polisi BE-1503-NE itu terbakar tepatnya di wilayah Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, mobil minibus yang dikendarai warga asal Lampung Timur itu […]

  • Cuaca

    Cuaca Lampung 25 Desember: Awas Hujan-Angin Kencang, Ini Daftar Wilayahnya

    • calendar_month Sabtu, 25 Des 2021
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan prakiraan cuaca di wilayah Lampung hari ini, Sabtu, 25 Desember 2021. Berdasarkan data prakiraan cuaca BMKG Lampung, terdapat sejumlah daerah yang berpotensi diguyur hujan lebat dan dapat disertai petir serta angin kencang pada hari ini. BMKG memprakirakan cuaca ekstrem tersebut berpeluang terjadi di 14 daerah Lampung […]

  • Kepala BP2MI Lampung Ahmad Salabi

    Dijanjikan Kerja ke Polandia, 11 WNI Asal Lampung Terlantar di Turki

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Sebanyak 11 Warga Negara Indonesia (WNI) asal Lampung selama berbulan-bulan terlantar di Turki. Mereka sebelumnya dijanjikan bekerja di Polandia. Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Lampung, Ahmad Salabi, mengungkapkan 11 warga Lampung tersebut diduga berangkat ke luar negeri tidak sesuai dengan prosedur sebagai tenaga kerja yang resmi. “Ada 11 orang dari Lampung. […]

expand_less