Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lampung » Pengakuan Istri Terdakwa Usai Hakim Tolak Eksepsi di Sidang 3 Pencari Kayu Bakar Lampung Timur

Pengakuan Istri Terdakwa Usai Hakim Tolak Eksepsi di Sidang 3 Pencari Kayu Bakar Lampung Timur

  • account_circle Andono
  • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAMPUNG77.ID – Istri dan keluarga 3 pencari kayu bakar yang didakwa kasus perusakan hutan di Lampung Timur, memberikan pengakuan yang mengejutkan, lantaran Majelis Hakim menolak eksepsi (nota keberatan) saat sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Sukadana Lampung Timur, (11/7/2023).

Mereka menangis histeris usai hakim ketua membacakan putusan sela. Hakim juga menolak penangguhan ke 3 terdakwa yang sebelumnya di ajukan penasehat hukum ketiga terdakwa Kasiman, Rasno dan Suroto, warga Desa Girimulyo Kecamatan Marga Sekampung Lampung Timur.

Majelis Hakim Ketua Robby Alamsyah akan memutuskan perkara itu pada sidang akhir (putusan) setelah dilakukan pembuktian oleh Jaksa Penuntut umum (JPU) dan kuasa hukum ketiga terdakwa.

Usai sidang Hakim ketua dan 2 hakim anggota langsung meninggalkan ruang sidang di ikuti JPU dari Kejari Sukadana Lampung Timur.

“Bebaskan Suami saya pak, Dia tidak bersalah. Cuma kuli yang disuruh angkut kayu bakar” teriak Reni istri terdakwa Suroto usai Hakim menutup sidang.

Reni terus memeluk suaminya sambil menangis saat akan di pindahkan kembali kerumah tahanan. Ia juga mempertanyakan kenapa suaminya yang ditahan sementara penyuruhnya tak ditahan.

Baca: Pengacara 3 Pencari Kayu Bakar di Lampung Timur Ajukan Eksepsi atas Dakwaan Jaksa

Sementara Minten Istri dari terdakwa Kasiman, menyebut para Hakim tak mempunyai hati nurani lantaran juga menolak penangguhan penahanan dari para terdakwa.

“Kenapa pak hakim tidak punya hati nurani. Lihat ini anak Kasiman masih kecil kecil dan ada orang tua kami sakit-sakitan, tidak ada yang ngasih makan dirumah” tangisnya sembari menggendong bayinya yang berumur 5 bulan ke pengadilan Negeri Sukadana.

Diluar ruangan sidang, Istri dan keluarga terdakwa menyampaikan pengakuan bahwa pemilik kayu sekaligus orang yang menyuruh untuk mengambil kayu bakar saat penangkapan ikut terciduk oleh Polisi di lokasi kejadian.

Namun, anehnya ketiga kuli angkut kayu bakar itu malah jadi pesakitan dan saat ini sudah menjalani proses sidang di pengadilan Negeri Sukadana, sedangkan pemilik kayu malah bebas.

“Saat penangkapan dilokasi, pemilik lahan garapan juga ada di sana. Dia juga ditangkap tapi dilepas sama polisinya” ungkap Minten.

Baca: Menelusuri Hutan Desa Girimulyo Lampung Timur, Petaka Pencari Kayu Bakar Ditangkap dan Diadili

Dia mengungkapkan bahwa sebelum suaminya ditangkap oleh Polisi sempat ditelepon oleh pemilik lahan garapan. Katanya, saat itu untuk meminta Kasiman mengangkut kayu bakar atau biasa disebut sebetan (sisa dari kayu olahan pembuat kayu balok).

Suaminya sempat mempertanyakan bukankah kayu tersebut sedang dalam masalah. Namun pemilik lahan mengatakan telah selesai dan siap bertanggung jawab jika terjadi apa-apa.

“Dia juga yang menunggui suami saya mengangkut kayu bakar tersebut untuk dijual ke tukang pembuat gula merah di desa Brawijaya” ujarnya.

Minten mengatakan, sudah meminta pertanggungjawaban kepada pemilik lahan agar mengurus suaminya yang ternyata ditangkap oleh Polisi.

Namun pemilik lahan lepas tangan dikarenakan telah mengeluarkan uang banyak untuk membayar pihak pihak yang berkaitan.

“Dia juga mengatakan bahwa telah mengeluarkan sejumlah uang untuk penangguhan penahanan ketiga tersangka dari tahanan Polres Lampung Timur” kata Minten.

Minten sempat bingung, karena sepengetahuannya suaminya bisa ditangguhkan dari tahanan atas jaminan Anggota DPRD dan sejumlah tokoh.

“Dia bilang kepada saya sampai menjual ladang, untuk urus kasus ini. Dia sempat kasih uang 3 juta kepada saya, tapi saya tolak” imbuhnya.

Minten mengungkap bahwa pemilik lahan garapan lepas tangan karena ketiga terdakwa sudah memakai seorang pengacara.

“Dia bilang kalau lewat belakang lebih enak, nyogok pihak yang kemaren mangil-mangil itu” tutup istri salah satu terdakwa itu.

Baca: 3 Buruh Kuli Kayu Bakar Diadili di Lampung Timur, Dakwaan Perusakan Hutan

(And/P1)

  • Penulis: Andono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas di Lampung

    Senyum Manis Bun, Harga Emas 24 Karat di Bandar Lampung Hari Ini Masih Tertinggi

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Harga emas perhiasan 24 karat di Bandar Lampung pada perdagangan hari ini, Kamis (15/12/2022), masih berada di level tertinggi tahun 2022. Berdasarkan informasi dari Toko Mas Ceria di Jalan Pemuda (Pasar Tengah), Tanjungkarang, Bandar Lampung, harga emas 24 karat pada hari ini masih berada di angka Rp 900.000/gram. “Harga emas 24K (24 karat) […]

  • Pencuri motor tewas kecelakaan di Tanggamus

    Rampas Motor Emak-emak Penjual Sayur, Pencuri Tewas Kecelakaan di Tanggamus

    • calendar_month Senin, 27 Mar 2023
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Seorang pencuri tewas kecelakaan usai merampas motor emak-emak penjual sayur di Tanggamus, Lampung. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Pekon Srikaton, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Minggu 26 Maret 2023, sekitar pukul 05.30 WIB. Kapolres Tanggamus AKBP Siswara Hadi Chandra mengungkapkan kronologi kejadian itu bermula saat KS (53), seorang ibu rumah tangga (IRT) […]

  • Festival Seribu Obor dan Takbir Keliling di Lampung Timur

    Dawam Rahardjo Buka Festival Seribu Obor dan Takbir Keliling di Lampung Timur

    • calendar_month Minggu, 10 Jul 2022
    • account_circle Andono
    • 0Komentar

    LAMPUNG TIMUR, LAMPUNG77.ID – Bupati Lampung Timur, Dawam Rahardjo, membuka Festival Seribu Obor dan pawai takbir keliling menyambut hari raya Idul Adha 1443 H, di Lapangan Desa Batangharjo, Kecamatan Batanghari, Sabtu (9/7/2022) malam. Bupati mengatakan bahwa berdasarkan dengan instruksi, tahun ini masyarakat telah diperbolehkan kembali mengadakan kegiatan keagamaan. Dia berharap dengan diperbolehkan kegiatan masyarakat, menjadi […]

  • Harga emas di Lampung

    Jangan Kaget Lihat Harga Emas 24 Karat di Bandar Lampung Hari Ini

    • calendar_month Senin, 27 Feb 2023
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Harga emas perhiasan 24 karat di Bandar Lampung anjlok lagi pada perdagangan hari ini, Senin, 27 Februari 2023. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Toko Mas Ceria di Jalan Pemuda (Pasar Tengah), Tanjungkarang, Bandar Lampung, harga emas 24 karat pada hari ini berada di angka Rp 880.000/gram. “Harga emas 24K (24 karat) hari ini […]

  • Hendak Pesta Narkoba, 2 Pemuda Desa Teluk Dalem Lampung Timur Ditangkap Polisi

    Hendak Pesta Narkoba, 2 Pemuda Desa Teluk Dalem Lampung Timur Ditangkap Polisi

    • calendar_month Kamis, 17 Nov 2022
    • account_circle Andono
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Diduga hendak melangsungkan pesta Narkoba, 2 orang pemuda warga Desa Teluk Dalem, Kecamatan Mataram Baru, Lampung Timur, ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres setempat. Kapolres Lampung timur AKBP Zaky Alkazar Nasution didampingi Kasat Narkoba IPTU Suheri menjelaskan bahwa tersangka berinisial RY (22) dan RO (22). Keduanya dibekuk pada Rabu (16/11/22) sekira pukul 20.30 WIB […]

  • Polda Lampung Gagalkan Perdagangan Orang

    Tergiur Gaji Besar, 9 Warga Lampung Nyaris Jadi Korban Perdagangan Orang

    • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    Lampung77.ID – Tergiur gaji besar menjadi asisten rumah tangga di Singapura, sebanyak 9 warga Lampung nyaris menjadi korban perdagangan orang. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung berhasil menggagalkan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terhadap 9 korban asal Lampung tersebut. Seperti dilansir Lampung77.com –jaringan Lampung77.id, Rabu (16/2/2022), sembilan korban calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) itu […]

expand_less