Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lampung » Menelusuri Hutan Desa Girimulyo Lampung Timur, Petaka Pencari Kayu Bakar Ditangkap dan Diadili

Menelusuri Hutan Desa Girimulyo Lampung Timur, Petaka Pencari Kayu Bakar Ditangkap dan Diadili

  • account_circle Andono
  • calendar_month Jumat, 16 Jun 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAMPUNG77.ID – Masyarakat Dusun 15 Desa Girimulyo, Kecamatan Marga Sekampung, Lampung Timur, menyebut tempat ini puncak Wewi Atas Batu Pengajar. Sebagian besar wilayahnya adalah lokasi hutan lindung register 38 Gunung Balak.

Jarak antara puncak Wewi Atas Batu Pengajar dari pusat pemerintahan Desa Girimulyo yakni sekitar 4 kilometer. Akses menuju lokasi ini sangat mudah dijangkau dengan kendaraan roda 2 maupun roda 4.

Awak media mencoba menelusuri lokasi ini yang menjadi awal petaka 3 orang buruh kuli kayu bakar ditangkap polisi. Kasus yang melibatkan ketiganya kini sudah dalam tahap persidangan di Pengadilan Negeri Sukadana, Lampung Timur.

Meski disebut sebuah hutan lindung, di sekitar lokasi ini tak ubahnya seperti sebuah perkampungan biasa. Lokasi tersebut telah menjadi desa definitif. Sepertinya masyarakat juga leluasa mengelola wilayah ini menjadi Hutan Kemasyarakatan.

Tampak tidak ada lagi pohon-pohon asli penghuni hutan lindung seperti Sono Keling dan sejenisnya. Di sekitar lokasi ini nyaris yang ada hanyalah pepohonan dan tanaman yang telah ditanami sendiri oleh masyarakat setempat.

Berbeda dengan sekitar lokasi lainnya, puncak Wewi Atas Batu Pengajar merupakan sebuah lokasi perbukitan yang lapisan tanahnya rata dipenuhi bebatuan. Tetapi, di lokasi ini tanaman apapun masih bisa tumbuh dengan baik.

Layaknya sebuah perladangan, gubuk-gabuk kayu tempat berteduh bagi pemilik lahan di area ini banyak ditemui. Saat mulai memasuki lokasi peladangan, sayup-sayup terdengar suara deru sebuah mesin Senso pemotong pohon. Namun, beberapa menit kemudian suara itu hilang.

Beberapa kali awak media bertemu dengan para petani sekitar. Mereka tampak beraktifitas membersihkan lokasi pekarangannya. Sebagian ada pula yang tengah mencari rerumputan dan memperbaiki gubuk tempat mereka beristirahat.

Warga setempat kemudian menunjukan sebuah tempat peladangan yang digarap salah seorang warga Girimulyo. Di lokasi ini, beberapa bulan lalu, terdapat 3 orang buruh kuli kayu bakar yang ditangkap oleh aparat kepolisian.

Dari informasi, seorang warga Girimulyo tersebut menggarap peladangan di puncak Wewi Atas Batu Pengajar hutan Lindung Register 38. Seluas 8 hektar areal tersebut sudah tertanami pohon lada, pisang, kakao, jagung dan ada lokasi keberadaan ratusan pohon bayur berukuran sangat besar.

Bekas penebangan puluhan pohon Bayur masih terlihat di lokasi tersebut, berikut sisa-sisa ranting dan sebetan kayu. Namun, tak terlihat lagi kayu palet ataupun gelondongan yang jadi barang bukti sisa dari penangkapan dari pelaku penebangan.

Di lokasi tersebut, salah seorang Aktivis Kemanusiaan, Edi Arsadad mengatakan pasca-penangkapan 2 pelaku penebangan kayu dan 3 orang buruh yang mengambil kayu bakar sisa penebangan di tempat tersebut, ternyata masih ada aktivitas penebangan kayu bayur di lokasi ini.

Menurutnya fakta bahwa saat ini masih terdapat aktivitas penebangan kayu di lokasi hutan tersebut, mengindikasikan dan patut diduga adanya pihak-pihak jaringan lain yang terlibat persekongkolan.

“Kita akan bongkar masalah ini. Jangan malah rakyat kecil yang dijadikan korbannya,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, 3 orang buruh kuli kayu bakar, warga Desa Girimulyo Kecamatan Marga Sekampung, Lampung Timur, diadili dengan dakwaan perusakan hutan Gunung Balak register 38. Ketiganya adalah Kasiman (43), Rasno (50) dan Suroto (45).

Baca Juga:
3 Buruh Kuli Kayu Bakar Diadili di Lampung Timur, Dakwaan Perusakan Hutan

(And/P1)

  • Penulis: Andono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penjual Nasi Uduk Relakan Tanahnya demi Program KNMP di Lampung Timur

    Penjual Nasi Uduk Relakan Tanahnya demi Program KNMP di Lampung Timur

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Andono
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID — Mbah Jumarin (62) seorang penjual nasi uduk warga Desa Sukorahayu, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, ini sukarela tanahnya dijadikan lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2025. Tanah seluas 4000 M2 di tambah akses jalan 60×5 Meter menuju titik lokasi proyek tersebut di serahkan kepada pihak desa lantas selanjutnya akan di bangun […]

  • Motor curian ditemukan di Tanggamus

    Cerita Dibalik Temuan Motor Curian di Semak Belukar di Tanggamus Lampung

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    TANGGAMUS, LAMPUNG77.ID – Sepeda motor hasil curian ditemukan di semak belukar di Pekon Batu Keramat, Kota Agung Timur, Tanggamus, Lampung. Video terkait penemuan sepeda motor itu pun viral di media sosial Facebook. Tampak dalam video berdurasi 58 detik yang diunggah akun Retensi Tinggi pada Senin (13/6/2022) itu polisi dan warga melakukan pengejaran terhadap pelaku pencurian […]

  • Pelabuhan Bakauheni

    Syarat Perjalanan Terbaru Mulai 17 Juli 2022, Simak Ini Aturan Selengkapnya

    • calendar_month Selasa, 12 Jul 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi baik di dalam negeri maupun luar negeri di Masa Pandemi Covid-19, yang mulai berlaku pada 17 Juli 2022. “SE Kemenhub ini merujuk pada SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 21 dan 22 Tahun 2022 tentang ketentuan perjalanan orang dalam negeri […]

  • Anjing

    Anjing Liar Serang dan Gigit 3 Anak di Tanggamus Lampung

    • calendar_month Sabtu, 26 Agt 2023
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Tiga anak di Tanggamus, Lampung, diserang anjing liar. Akibat kejadian itu, ketiga korban mengalami sejumlah luka. Plt Kapolsek Semaka Iptu Lusiyanto mengatakan pihaknya mendapatkan informasi terkait kejadian itu dari masyarakat pada, Rabu 23 Agustus 2023 sekitar pukul 19.00 WIB. “Berdasarkan informasi adanya korban diserang atau digigit anjing liar. Kami telah mendatangi Pekon Srikaton […]

  • Ditangkap

    Simpan Foto Bugil Istri Tetangga, Pria di Lampung Timur Ditangkap, Dijerat UU ITE

    • calendar_month Kamis, 28 Sep 2023
    • account_circle Andono
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Seorang pria di Lampung Timur ditangkap polisi dan dijerat UU ITE setelah kedepatan menyimpan foto bugil wanita yang merupakan istri tetangganya. Pria tersebut berinisial MS (41), warga Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur. MS diamankan polisi usai dilaporkan oleh korban NN (46). Akibat kejadian itu, korban NN juga terancam bercerai dengan suaminya lantaran diduga […]

  • Harga Emas di Lampung

    Harga Emas 24 Karat di Bandar Lampung dan Emas Antam Hari Ini, Jumat 4 November 2022

    • calendar_month Jumat, 4 Nov 2022
    • account_circle Tim Lampung77
    • 0Komentar

    LAMPUNG77.ID – Berikut info harga emas perhiasan 24 karat di Bandar Lampung dan harga emas Logam Mulia Antam pada perdagangan hari ini, Jumat 4 November 2022. Informasi yang diperoleh dari Toko Mas Ceria di Jalan Pemuda (Pasar Tengah), Tanjungkarang, Bandar Lampung, harga emas 24 karat pada perdagangan hari ini, Jumat (4/11/2022), masih bertahan di angka […]

expand_less