Gunung Anak Krakatau Erupsi 4 Hari Beruntun, Berbahayakah? Ini Kata Kepala Pos Pantau GAK
- account_circle Tim Lampung77
- calendar_month Minggu, 11 Jun 2023
- print Cetak

Gunung Anak Krakatau erupsi. (Foto: Dok. PVMBG)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang disampaikan melalui laman Twitter resminya, Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi 4 hari beruntun sejak Kamis (8/6/2023) hingga Minggu (11/6/2023).
Berikut data Gunung Anak Krakatau erupsi selama 4 hari beruntun yang diinformasikan PVMBG melalui twitter resminya:
Kamis, 8 Juni 2023
– Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Kamis, 08 Juni 2023, pukul 00:22 WIB tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 70 mm dan durasi 89 detik.
– Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Kamis, 08 Juni 2023, pukul 15:37 WIB tinggi kolom abu teramati ± 1000 m di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 60 mm dan durasi 335 detik.
Jumat, 9 Juni 2023
– Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Jumat, 09 Juni 2023, pukul 07:46 WIB tinggi kolom abu teramati ± 800 m di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi 802 detik.
Sabtu, 10 Juni 2023
– Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Sabtu, 10 Juni 2023, pukul 04:23 WIB tinggi kolom abu teramati ± 2000 m di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 60 mm dan durasi 240 detik.
– Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Sabtu, 10 Juni 2023, pukul 14:31 WIB tinggi kolom abu teramati ± 1500 m di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 70 mm dan durasi 169 detik.
– Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Sabtu, 10 Juni 2023, pukul 17:50 WIB tinggi kolom abu teramati ± 3500 m di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 70 mm dan durasi 157 detik.
Minggu, 11 Juni 2023
– Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Minggu, 11 Juni 2023, pukul 00:30 WIB tinggi kolom abu teramati ± 2000 m di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 65 mm dan durasi 436 detik.
(Yar/P1)
- Penulis: Tim Lampung77
